Senin, 12 September 2016

Hipertensi

MENU SEHAT PENAKHLUK HIPERTENSI
Pengertian Hipertensi:

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah: kondisi kronis di mana tekanan darah pada dinding arteri ( pembuluh darah bersih) meningkat.



Jenis – jenis makanan yang bisa membantu merurunkan tekanan darah tinggi Anda:
1. Bayam
Daun bayam merupakan sumber serat yang tinggi, selain itu daun bayam juga memiliki kandungan kalium. Kalium merupakan zat yang sangat baik, yang mampu mengurangi efek dari tekanan dara tinggi atau hipertensi yang anda derita.
2. Buncis
Kandungan seratnya sangat rendah sehingga cocok dikonsumsi sehari – hari  oleh penderita tekanan darah tinggi.
3. Seledri
Kandungan seratnya yang tinggi, menyebabkan pusing, sehingga membuat tekanan darah menjadi naik sehingga sebaiknya si penderita menghindari makanan ini.
4. Bawang putih
bawang putih yang terbukti mampu mencegah terjadinya proses pembekuan darah dan mampu menahan efek yang ditimbul oleh darah tinggi pada tubuh. Selain itu, bawang putih juga termasuk makanan rendah kolesterol yang dapat membantu untuk mengurangi sumbatan pada jantung anda.
5. Tomat
Tomat mengandung kalsium, kalium, dan vitamin C. Kalium dan kalsium ini dapat membantu tubuh dalam menurunkan tekanan darah yang tinggi.
6. Kentang
Kentang mengandung sumber karbohidrat sehat, serta memiliki kandungan magnessium dan potassium. dua senyawa ini akan sangat berguna untuk mengontrol tekanan darah di dalam tubuh. Magnesium juga sangat dapat diandalkan untuk memperlancar aliran darah. Kedua senyawa ini dapat membantu tubuh dalam menjaga tekanan darah dalam diri Anda.
7. Kedelai
memiliki kandungan kalium dan magnesium yang tinggi, dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Namun, kebanyakan penderita tekanan darah tinggi tidak cocok mengkonsumsi kedelai ini sehingga tekanan darahnya naik.

Jenis – makanan yang harus dihindari:
1.                  Makanan yang berkadar lemak jenuh tinggi (otak, ginjal, paru, minyak kelapa, gajih).
2.                  Makanan yang diolah dengan menggunakan garam natrium (biskuit, crakers, keripik dan makanan kering yang asin).
3.                  Makanan dan minuman dalam kaleng (sarden, sosis, korned, sayuran serta buah-buahan dalam kaleng, soft drink).
4.                  Makanan yang diawetkan (dendeng, asinan sayur atau buah, abon, ikan asin, pindang, udang kering, telur asin, selai kacang).
5.                  Susu full cream, mentega, margarin, keju mayonnaise, serta sumber protein hewani yang tinggi kolesterol seperti daging merah (sapi/kambing), kuning telur, kulit ayam).
6.                  Bumbu-bumbu seperti kecap, maggi, terasi, saus tomat, saus sambal, tauco serta bumbu penyedap lain yang pada umumnya mengandung garam natrium.
7.                  Alkohol dan makanan yang mengandung alkohol seperti durian, tape.

PENYEBAB HIPERTENSI:
aterosklerosis atau penebalan dinding arteri yang membuat hilangnya elastisitas pembuluh darah. Sebab lainnya adalah faktor keturunan, bertambahnya jumlah darah yang dipompa jantung, penyakit pada ginjal, kelenjar adrenal, dan sistem syaraf sipatis. Pada mereka yang hamil, kelebihan berat badan, stres, dan tekanan mental, hipertensipun kerap menghinggapinya. Akibat dari hipertensi bisa beragam, seperti komplikasi pembesaran jantung, penyakit jantung koroner, dan pecahnya pembuluh darah otak.

Cara Mencegah Hipertensi:

untuk mencegah timbulnya hipertensi adalah mengurangi konsumsi lemak yang berlebih dan pemberian obat-obatan apabila diperlukan. Pembatasan konsumsi lemak sebaiknya dimulai sejak dini sebelum hipertensi muncul, terutama pada orang-orang yang mempunyai riwayat keturunan hipertensi dan pada orang menjelang usia lanjut. Sebaiknya mulai umur 40 tahun pada wanita agar lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi lemak pada usia mendekati menopause.
Pengobatan Terhadap Penderita Tekanan Darah Tinggi:
1. pengobatan tanpa obat, antara lain dengan diet rendah lemak, kolesterol, dan lemak jenuh, peredaran stresemosional;berhenti merokok dan alkohol;serta latihan fisik secara teratur.
2. pengobatan dengan obat anti hipertensi;  Terdapat banyak jenis obat antihipertensi yang beredar saat ini. Untuk pemilihan obat antihipertensi yang tepat, sebaiknya langsung menghubungi dokter.
3. pengobatan khusus.


0 komentar:

Posting Komentar