MENU
SEHAT PENAKHLUK HIPERTENSI
Pengertian
Hipertensi:
Hipertensi
atau tekanan darah tinggi adalah: kondisi kronis di mana tekanan darah pada
dinding arteri ( pembuluh darah bersih) meningkat.
Jenis
– jenis makanan yang bisa membantu merurunkan tekanan darah tinggi Anda:
1.
Bayam
Daun bayam merupakan sumber serat yang tinggi, selain itu
daun bayam juga memiliki kandungan kalium. Kalium merupakan zat yang sangat
baik, yang mampu mengurangi efek dari tekanan dara tinggi atau hipertensi yang
anda derita.
2. Buncis
Kandungan seratnya sangat rendah sehingga cocok
dikonsumsi sehari – hari oleh penderita
tekanan darah tinggi.
3. Seledri
Kandungan seratnya yang tinggi, menyebabkan pusing,
sehingga membuat tekanan darah menjadi naik sehingga sebaiknya si penderita
menghindari makanan ini.
4. Bawang putih
bawang putih yang terbukti mampu mencegah terjadinya
proses pembekuan darah dan mampu menahan efek yang ditimbul oleh darah
tinggi pada tubuh. Selain itu, bawang putih juga termasuk makanan rendah
kolesterol yang dapat membantu untuk mengurangi sumbatan pada jantung anda.
5. Tomat
Tomat mengandung kalsium, kalium, dan vitamin C. Kalium dan
kalsium ini dapat membantu tubuh dalam menurunkan tekanan darah yang tinggi.
6. Kentang
Kentang mengandung sumber karbohidrat sehat, serta memiliki
kandungan magnessium dan potassium. dua
senyawa ini akan sangat berguna untuk mengontrol tekanan darah di dalam tubuh.
Magnesium juga sangat dapat diandalkan untuk memperlancar aliran darah. Kedua
senyawa ini dapat membantu tubuh dalam menjaga tekanan darah dalam diri Anda.
7. Kedelai
memiliki kandungan kalium dan magnesium yang tinggi, dapat
menurunkan tekanan darah tinggi. Namun, kebanyakan penderita tekanan darah
tinggi tidak cocok mengkonsumsi kedelai ini sehingga tekanan darahnya naik.
Jenis
– makanan yang harus dihindari:
1.
Makanan yang berkadar lemak jenuh tinggi
(otak, ginjal, paru, minyak kelapa, gajih).
2.
Makanan yang diolah dengan menggunakan
garam natrium (biskuit, crakers, keripik dan makanan kering yang asin).
3.
Makanan dan minuman dalam kaleng
(sarden, sosis, korned, sayuran serta buah-buahan dalam kaleng, soft
drink).
4.
Makanan yang diawetkan (dendeng, asinan
sayur atau buah, abon, ikan asin, pindang, udang kering, telur asin, selai
kacang).
5.
Susu full cream, mentega,
margarin, keju mayonnaise, serta sumber protein hewani yang tinggi kolesterol
seperti daging merah (sapi/kambing), kuning telur, kulit ayam).
6.
Bumbu-bumbu seperti kecap, maggi,
terasi, saus tomat, saus sambal, tauco serta bumbu penyedap lain yang pada umumnya
mengandung garam natrium.
7.
Alkohol dan makanan yang mengandung
alkohol seperti durian, tape.
PENYEBAB HIPERTENSI:
aterosklerosis atau penebalan dinding arteri yang membuat
hilangnya elastisitas pembuluh darah. Sebab lainnya adalah faktor keturunan,
bertambahnya jumlah darah yang dipompa jantung, penyakit pada ginjal, kelenjar
adrenal, dan sistem syaraf sipatis. Pada mereka yang hamil, kelebihan berat
badan, stres, dan tekanan mental, hipertensipun kerap menghinggapinya. Akibat
dari hipertensi bisa beragam, seperti komplikasi pembesaran jantung, penyakit
jantung koroner, dan pecahnya pembuluh darah otak.
Cara
Mencegah Hipertensi:
untuk mencegah timbulnya hipertensi adalah mengurangi
konsumsi lemak yang berlebih dan pemberian obat-obatan apabila diperlukan.
Pembatasan konsumsi lemak sebaiknya dimulai sejak dini sebelum hipertensi
muncul, terutama pada orang-orang yang mempunyai riwayat keturunan hipertensi
dan pada orang menjelang usia lanjut. Sebaiknya mulai umur 40 tahun pada wanita
agar lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi lemak pada usia mendekati menopause.
Pengobatan
Terhadap Penderita Tekanan Darah Tinggi:
1.
pengobatan tanpa obat, antara lain dengan diet rendah lemak, kolesterol, dan
lemak jenuh, peredaran stresemosional;berhenti merokok dan alkohol;serta
latihan fisik secara teratur.
2.
pengobatan dengan obat anti hipertensi; Terdapat banyak jenis obat
antihipertensi yang beredar saat ini. Untuk pemilihan obat antihipertensi yang
tepat, sebaiknya langsung menghubungi dokter.
3. pengobatan khusus.







0 komentar:
Posting Komentar