MAHKOTA DEWA
Pengertian Mahkota Dewa:
Mahkota
dewa adalah : jenis pohon yang bisa tumbuh sepanjang tahun, tanaman ini
berwarna merah merona dan biasanya ditanam di pekarangan rumah.
Ciri – Ciri Mahkota Dewa:
- Tinggi 1-2,5 meter
- Batang bulat dengan permukaan yang kasar,
memiliki getah dan cabang yang simpodial
·
Daun mahkota dewa berwarna hijau tua dengan tangkai
yang pendek dan berbentuk jorong dengan ujung yang runcing. Ukurannya sekitar
10 cm.Daun mengandung alkaloid, antihstamin, plifenol dan saponin.
·
Buah mahkota dewa berbentuk bulat aga kecil dengan
diameter sekitar 4cm, berwarna hijau ketika belum masak dan menjadi merah
ketika sudah masak. Kulit buah mengandung saponon, alkaloid dan flavonoid.
·
Daging buahnya berwarna putih dengan biji berwarna cokelat.
Manfaat
Mahkota Dewa :
1.
Dapat menyembuhkan penyakit darah
tinggi,
2.
Dapat menyembuhkan penyakit pada hewan
peliharaan. Contohnya: anjing, dan kucing.
3.
Sebagai hiasan dalam halaman rumah
4.
Anti bakteri dan anti virus
5.
Berfungsi sebagai anti alergi
6.
Meningkatkan vitalitas pria
7.
Memperlancar peredaran darah
8.
Menetralisir racun
9.
Mengobati asam urat
10.
Mengobati rematik
11.
Mengobati disentri
12.
Membantu mengobati gatal – gatal pada
kulit
13.
Membantu mengurangi lemak pada tubuh
14.
Membantu mengurangi rasa sakit akibat
pendarahan
15.
Membantu mengobati penyakit jantung
16.
Mengobati penyakit darah tinggi
17.
Mengobati penyakit lever
Bahaya Buah Mahkota Dewa :
1.
Racun pada biji menyebabkan mulut
bengkak, sariawan, mabuk, kejang, dan pingsan.
2
Air daun mahkota dewa menyebabkan ngantuk dan mabuk
3Jangan
mengkonsumsi buah mahkota dewa pada saat haid karena akan memperhebat
pendarahan karena dapat menggerus dinding rahim.
4.Jangan
mengkonsumsi buah mahkota dewa pada saat hamil muda karena dapat memacu kerja
otot rahim sehingga mempermudah proses kelahiran.
5.
Membuat Lidah akan mati rasa, dan tubuh akan mengalami gejala demam seketika.
6.Jika
dikonsumsi secara terus menerus mengakibatkan sakit kepala kronis
7.Jika
dosis terlalu tinggi menyebabkan jantung berdebar debar, sesak napas, dan jika
sudah parah menyebabkan meninggal dunia.
Cara Mengolah Mahkota Dewa:
v Daun
Untuk
mengolah buah mahkota dewa sangatlah mudah, tergantung penyakit apa yang ingin
diobati. Contoh: untuk mengobati penyakit eksim,maka langkahnya; dengan melumatkan
bagian daun dari buah mahkota dewa lalu
balutkan ke area eksim tersebut lakukan sehari 2x. Sedangkan untuk penyakit
alergi/ disentri dengan cara; daun direbus dengan air sampai mendidih, lalu
saring sehingga hanya tersisa airnya lalu minumlah airnya selagi hangat.
v Batang
Untuk
mengolah batang dari buah mahkota dewa sangatlah mudah. Caranya; kuliti batang
dari buah mahkota dewa lalu setelah batang dikuliti dan terlihat bersih maka
selanjutnya keringkan dan rebuslah dengan air hingga mendidih, lalu air rebusan
tersebut siap anda gunakan sebagai ramuan herbal.
v Buah
Untuk
pengolahan pada buah mahkota dewa sangatlah mudah. Dengan cara: botong daging buah mahkota
dewa yang masih segar dan terlihat fres dengan memotong secara kecil – kecil lalu
keringkan. Jika sudah kering, rebuslah buah mahkota dewa dan tunggu sampai
airnya mendidih setelah airnya mendidih
maka tunggu sampai dingin lalu air siap dikonsumsi.
Budi Daya Mahkota Dewa:
Untuk
membudidayakan tanaman mahkota dewa Anda bisa menggunakan cara vegetatif maupun
cara generatif. Namun, banyak yang memilih cara vegetatif karena cara ini lebih
simpel dan ekonomis.
Bibit :
Untuk
pemilihan bibit pilihlah bibit yang berkualitas baik karena ini akan menentukan
pohon mahkota dewa Anda berbuah apa tidak.
Pengolahan, Tanah, Penanaman,
Pemupukan
setelah
bibit tersedia, hal lain yang penting diperhatikan adalah pengolahan medium
tanam. Sebelum menanam bibit, perhatikan kesuburan tanah. Ada baiknya
digemburkan terlebih dahulu dengan cara diberi pupuk dasar. Selain tanah,
lubang tanam juga penting untuk diperhatikan jika Anda memilih cara generatif.
Penting untuk membiarkan lubang tanam terbuka selama seminggu agar terkena
udara luar dan terpapar sinar matahari.
Setelah
bibit dan medium tanam telah siap, selanjutnya adalah langkah penanaman.
Sebenarnya, hal yang paling menguntungkan dari budidaya mahkota dewa adalah
tidak adanya siklus musim baik itu tanam maupun berbuah. Jadi tidak ada waktu
khusus jika ingin menanam mahkota dewa. Setelah proses penanaman, yang perlu
Anda perhatikan selanjutnya adalah pemeliharaan berupa pemupukan, penyiraman,
dan penyiangan dari gulma dan juga pembasmian hama.
Penyiraman, Pemupukan, Penyiangan
Dalam
budidaya mahkota dewa, penting untuk memperhatikan perawatan seperti pemupukan.
Pada dasarnya, pupuk yang dianjurkan adalah pupuk organik berbahan alami.
Anorganik tidak dianjurkan sebab residu kimianya akan mempengaruhi buah padahal
buah mahkota dewa merupakan bahan obat
herbal. Tentu kandungan kimia akan mempengaruhi kualitas pengobatan. Hal lain
yang penting adalah proses penyiraman. Selama hidupnya, tanaman mahkota dewa
digolongkan sebagai tanaman yang konsumsi airnya cukup tinggi. Selain itu,
penting juga untuk memperhatikan masalah hama juga gulma. Lakukan proses
penyiangan secara frekuentif untuk melawan gulma sepanjang tahun. Sedangkan
untuk hama, umumnya yang sering menyerang mahkota dewa adalah belalang, ulat
buah, dan juga kutu putih. Pakailah pestisida organik untuk mengusir hama
tersebut.
Panen
Langkah
terakhir dalam proses budidaya mahkota dewa adalah masa panen. Buah mahkota
dewa yang siap panen berwarna merah terang dan memiliki bau manis layaknya gula
pasir. Setelah dipetik, untuk meningkatkan nilai jual, Anda bisa melakukan
beberapa proses seperti penyortiran, pencucian, pemotongan daging buah,
pengeringan dan lain-lain. Namun, dalam kondisi tertentu, Anda juga bisa
menjual buah mahkota dewa dalam keadaan segar.







0 komentar:
Posting Komentar