Jumat, 23 September 2016

keji beling

KHASIAT BUAH DALAM SATU RASA

Pengertian Keji Beling

Keji beling adalah: tumbuhan yang tingginya mencapai 1 – 2 M.batangnya beruas, bentuknya bulat, berambut kasar, dan warnanya hijau. Percabangannya yang menyentuh tanah dan keluar dari akar sehingga bisa dipisahkan dari tanaman induk.


Ciri – ciri Keji Beling :

§     Memiliki ketinggian 1 – 2 M.
§     Daunnya berbulu kasar
§     memiliki panjang daun + 5 – 8 cm dan lebar +  2 – 5 cm
  • daun tunggal, bertangkai, letak berhadapan, helai daun bentuknya bulat telur, ujung runcing, pangkal rompang, tepi bergerigi, pertulangan menyirip.
  • Bunga majemuk, berkumpul dalam rangkaian berupa bulir, keluar dari ujung batang, mahkota ujung corong, warnanya kuning.



Manfaat Keji Beling:

1.                  Kaya anti oksidan yang dapat menangkal raaikal bebas
2.                  Menurunkan kadar kolestrol jahat dalam darah
3.                  Menyembuhkan kanker darah ( leukimia)
4.                  Dapat menyembuhkan diabetes mellitus
5.                  Menyembuhkan wasir atau ambeien
6.                  Melancarkan pencernaan dan mengatsi susah buang air besar ( BAB).
7.                  Menghentikan diare
8.                  Mengobati penyakit liver/ penyakit kuning
9.                  Mengatasi maag/ penyakit asam lambung
10.              Menghancurkan batu ginjal/ biasa disebut kencing batu
11.              Mengobati disentri
12.              Menjaga kepadatan tulang, termasuk tulang kaki, dan tulang belakang
13.              Mengatasi gatal akibat gigitan serangga 




Budidaya Keji Beling:

*                  Untuk membudidayakan keji beling dapat dilakukan dengan cara vegetatif, yaitu dengan cara: menyetekk batang dari tanaman keji beling tersebut.

*                  Pilihlah batang yang tidak terlalu tua atau batang yang tidak terlalu muda, lalu potong batang dari tanaman keji beling tersebut dengan ukuran 10 – 20 cm, setelah batang dari tanaman keji beling dipotong, lalu giliran daun dari tanaman keji beling kita potong sebagain ini bertujuan untuk mengurangi oksidasi pada bibit tanaman keji beling.

*                  Siapkan media tanam berupa pot, pupuk organik, tanah liat.  Lalu campurkan tanah liat dan pupuk organik tadi dengan perbandingan komposisi 80 : 20, yaitu 80 tanah dan 20 pupuk organik.

*                  Masukkan bibit keji beling ke dalam pot yang sudah kita siapkan, taruh pada tempat yang teduh untuk mengurangi air menguap terlalu banya,Lalu siramlah air setelah itu.

*                  Untuk merawat tanaman biji beling kalian cukup menyiramnya setiap hari agar tanaman keji beling dapat tumbuh dengan cepat.  



Kandungan Keji Beling;

Keji beling mengandung zat gizi vitamin (C, B1, & B2) dan juga mineral yang tinggi konten termasuk potasium, kalium, natrium, besi, dan fosfor.



Kandungan Senyawa Pada Tanaman Keji Beling:


Tanaman keji beling memiliki senyawa, Polifenol, Alkaloid, Kafein, Tanin, Glikosida, Verbascosida, dan 7 asam Fenolat ( P – Hidroksi Benzolat), (P – Coumeric), Ceffeic, Vanilic, Gestisic, Ferulat, & Syringic, sticmaterol, & B – Sitosterol, & Flavanoid.  






efek Samping Tanaman Keji Beling:
Keji beling tidak memiliki efek samping apapun sehingga aman untuk dikonsumsi. Namun, Anda harus mengkonsumisnya secara wajar & tidak berlebihan. Jika Anda mengalami gejala seperti kepala pusing, mual,& perut kembung setelah mengkonsumsi tanaman keji beling, maka segeralah pergi ke dokter agar Anda segera mendapatkan pertolongan dari dokter.



Dosis Dan Cara Menggunakan Keji Beling:

Keji beling belum memiliki dosis yang disepakati. Namun, perlu diingat bahwa sama seperti herbal lain bahwa walaupun keji beling merupakan tanaman herbal dan alami. Keji beling tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Keji beling dapat dikonsumsi dengan cara direbus, dijus, diseduh seperti teh dan ekstraknya dapat dikonsumsi langsung.




















0 komentar:

Posting Komentar